BINUS Creates bersama Penerbit Erlangga Malang Raya menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi kompetensi tim penjualan di tengah perubahan industri penerbitan yang semakin kompetitif dan berorientasi pada pemahaman klien. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelatihan Sales Excellence: From Presence to Client Insight yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Desember 2025, di BINUS @Malang.

Perkembangan industri penerbitan yang dinamis menuntut tim sales tidak lagi berfokus semata pada pencapaian target penjualan, melainkan pada kemampuan membangun kepercayaan, memahami kebutuhan pelanggan, dan menawarkan solusi yang relevan. Pelatihan ini diikuti oleh tim Sales Penerbit Erlangga Malang Raya yang secara aktif terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menjawab tantangan nyata di lapangan.

Bapak Dodi Wahyudi menyampaikan bahwa di tengah perubahan pola belajar dan semakin beragamnya kebutuhan pelanggan, tim sales dituntut untuk terus berkembang, tidak hanya dari sisi capaian target, tetapi juga dari cara berpikir, berkomunikasi, dan memahami klien. Melalui pelatihan ini, tim sales Erlangga Malang Raya diharapkan memiliki perspektif yang lebih tajam serta pendekatan yang lebih relevan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan klien.

Pelatihan ini dilengkapi dengan materi personal branding yang disampaikan oleh Ibu Galuh Aya Savitri serta sesi empathize melalui pendekatan design thinking yang dibawakan oleh Bapak Rifky Prabowo. Metode pelatihan dikemas melalui pemaparan materi, pembahasan studi kasus, diskusi kelompok, hingga simulasi role play, sehingga peserta memperoleh ruang untuk mengasah kemampuan analisis, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Melalui penyelenggaraan pelatihan Sales Excellence: From Presence to Client Insight, BINUS Creates kembali menegaskan perannya dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan profesional penjualan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki pola pikir strategis, empati terhadap klien, serta kesiapan beradaptasi di era digital.